Elon Musk ancam larang produk Apple di perusahaannya karena integrasi ChatGPT di iOS 18

Oleh: Lysti Rahma - Selasa, 11 Jun 2024 12:04 WIB

Musk mengecam keputusan Apple untuk bekerja sama dengan OpenAI, bukan mengembangkan teknologi AI sendiri.

Elon Musk, CEO Tesla, SpaceX, dan X, mengeluarkan ancaman mengejutkan dengan berencana melarang penggunaan perangkat Apple di perusahaannya. Langkah ini dipicu oleh integrasi teknologi ChatGPT dari OpenAI dalam iOS 18, sistem operasi terbaru Apple. Integrasi ini menghadirkan fitur Apple Intelligence yang memungkinkan penggunaan ChatGPT untuk berbagai tugas, termasuk pembuatan gambar, bantuan penulisan, dan pengalihan permintaan Siri.

Dikutip dari cuitannya di X (11/6), Musk menyatakan bahwa integrasi ini merupakan "pelanggaran keamanan" yang serius. Ia khawatir dengan risiko berbagi data yang diakibatkan oleh teknologi AI tersebut. Bahkan, Musk menyarankan agar pengunjung ke perusahaannya harus menyimpan perangkat Apple mereka dalam sangkar Faraday untuk mencegah transmisi data yang tidak sah.

Musk juga mengecam keputusan Apple untuk bekerja sama dengan OpenAI, bukan mengembangkan teknologi AI sendiri. Ia meragukan kemampuan Apple dalam melindungi keamanan dan privasi penggunanya dari potensi pelanggaran oleh OpenAI.

Reaksi keras Musk dapat dipengaruhi oleh posisinya sebagai kepala xAI, perusahaan pesaing OpenAI. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang potensi bias dan konflik kepentingan yang mungkin ada.

Apple menegaskan bahwa integrasi ChatGPT dirancang dengan mempertimbangkan pilihan pengguna. Pengguna tidak dipaksa menggunakan fitur ini dan harus memberikan izin eksplisit untuk mengaktifkannya. Fungsionalitas ini mirip dengan aplikasi ChatGPT mandiri namun dengan kenyamanan yang ditingkatkan dalam ekosistem iOS.