GSMA akan tentukan nasib MWC 2020 hari Jumat
GSMA menjanjikan akan menentukan nasihb MWC 2020 pada Jumat mendatang, lantaran banyaknya perusahaan yang tidak hadir.
Sekian tahun diselenggarakan, mungkin ini saat paling dilematis bagi ajang Mobile World Congress. Bagaimana tidak, sejumlah brand besar menyatakan absen di pameran teknologi internasional itu. Sebut saja, Amazon, LG, dan Ericsson yang kemudian disusul Sony. Sementara Samsung, ZTE, TCL dan Xiaomi membatasi kehadiran mereka di ajang ini.
Mundurnya sejumlah perusahaan besar dari MWC 2020 tak lain karena adanya kekhawatiran penyebaran virus corona. Dengan alasan keamanan klien, karyawan dan pelanggannya, perusahaan-perusahaan ini akhirnya memastikan ketidakhadiran mereka.
Kabarnya penyelenggara MWC 2020, GSMA akan menentukan nasib pameran tersebut pada Jumat mendatang. Artinya dalam beberapa hari mendatang, akan ada keputusan apakah pameran itu akan tetap dilangsungkan, ditunda atau bahkan dibatalkan sampai situasi kondusif. GSMA sendiri sudah memberlakukan beberapa kebijakan untuk menjamin kenyamanan di acara tersebut.
Dilansir dari Wccftech (12/2), beberapa kebijakan yang ditetapkan GSMA, antara lain melarang semua pengunjung dari provinsi Hubei untuk datang ke MWC 2020. Pengunjung yang pernah ke Tiongkok dalam beberapa waktu belakangan harus membuktikan bahwa mereka sudah berada di luar Tiongkok setidaknya selama 14 hari sebelum MWC berlangsung.
Di ajang tersebut, GSMA juga menetapkan pemeriksaan suhu tubuh untuk setiap pengunjung yang datang, demikian juga pernyataan dari pengunjung bahwa mereka tidak melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi corona. Bahkan jabat tangan pun dilarang dalam MWC tahun ini.