Nissan Leaf kini hadir sebagai SUV crossover, mirip telur
Nissan Leaf kembali sebagai SUV crossover dengan desain modern dan teknologi terbaru, hadir pada 2026.

Nissan resmi memperkenalkan kembali Leaf dengan desain yang lebih segar. Perubahan ini menghilangkan kesan desain lama yang dianggap ketinggalan zaman dan mengubahnya menjadi crossover SUV yang lebih modern dan futuristik.
Nissan juga menghadirkan model baru untuk Sentra dan Rogue sebagai bagian dari strategi pembaruan produknya. Namun, Leaf generasi ketiga akan menjadi yang pertama diluncurkan, dan dirilis di Amerika Utara pada 2026, seperti dilansir dari laman theverge (27/3).
Langkah ini diambil saat Nissan menghadapi sejumlah masalah, seperti penurunan penjualan dan kegagalan merger dengan Honda. Dari segi desain, Nissan Leaf terbaru memiliki bentuk aerodinamis yang digambarkan sebagai mirip telur, seperti kebanyakan kendaraan listrik saat ini.
Model ini dibangun di atas platform modular CMF-EV, yang juga digunakan pada Nissan Ariya, dan ukurannya sekitar tiga perempat dari Tesla Model Y. Nissan menjanjikan peningkatan yang signifikan dalam jangkauan kendaraan listrik dibandingkan generasi sebelumnya.
Sebagai referensi, Leaf saat ini hanya mampu menempuh jarak maksimum 212 mil dalam sekali pengisian daya untuk varian SV Plus. Pembaruan ini diharapkan memberikan daya saing lebih bagi Leaf di pasar kendaraan listrik.