×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Apple berencana investasi ribuan triliun rupiah di AS

Oleh: Nur Chandra Laksana - Selasa, 25 Februari 2025 11:05

Dalam sebuah pengumuman terbaru, Apple disebut akan mengalokasikan Rp8.190 triliun di AS, ingin rekrut 20 ribu pekerja baru untuk AI.

Apple berencana investasi ribuan triliun rupiah di AS

Apple mengumumkan rencana mereka untuk meningkatkan perekrutan dan investasi di Amerika Serikat. Mereka memiliki target yang sangat besar, dimana ingin mempekerjakan sekitar 20.000 pekerja baru, dimana merupakan angka yang sangat besar.

Yang lebih menarik, perusahaan tersebut berencana untuk mengalokasikan lebih dari USD500 miliar atau sekitar Rp8.190 triliun dalam empat tahun ke depan. Angka ini merupakan angka yang fantastis untuk dikeluarkan sebuah perusahaan.

Namun nyatanya, langkah ini merupakan perluasan dari komitmen yang dibuat pada tahun 2021, ketika Apple berjanji akan menginvestasikan $430 miliar atau sekitar Rp7.044 triliun dalam lima tahun, yang juga merupakan angka yang fantastis.

Pengumuman terbaru ini menambah pengeluaran sebesar $39 miliar atau sekitar Rp637 triliun serta 1.000 lapangan kerja tambahan setiap tahunnya dibandingkan dengan rencana sebelumnya, seperti lapor Engadget (25/2).

Sebagai bagian dari ekspansi ini, Apple akan membangun fasilitas manufaktur baru di Houston untuk memproduksi server yang mendukung Apple Intelligence, sistem AI yang semakin menjadi pusat strategi perusahaan. 

Server Private Cloud Compute yang menangani kueri AI server Apple Intelligence akan menggunakan chip Apple seri M, yang saat ini masih diproduksi di Taiwan. Untuk mendukung infrastruktur ini, Apple juga akan memperluas kapasitas pusat data di North Carolina, Iowa, Oregon, Arizona, dan Nevada guna memenuhi kebutuhan komputasi backend yang semakin meningkat.

Sebagian besar dari 20.000 pekerjaan baru akan berfokus pada penelitian dan pengembangan, kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, rekayasa silikon, dan pengembangan perangkat lunak. Selain itu, Apple akan membuka Apple Manufacturing Academy di Detroit, yang akan bekerja sama dengan universitas terkemuka seperti Michigan State. 

Akademi ini akan membantu pelaku usaha kecil dan menengah dalam penerapan AI serta teknik manufaktur cerdas. Apple juga akan menawarkan kursus pengembangan keterampilan secara langsung dan daring untuk memperluas akses terhadap pendidikan teknologi.

Pengumuman ini datang setelah pertemuan antara CEO Apple, Tim Cook, dan Presiden Donald Trump di Gedung Putih minggu lalu. Trump menyiratkan bahwa investasi tambahan Apple bertujuan untuk menghindari tarif, mengingat ketergantungan perusahaan pada manufaktur di Tiongkok. 

Meskipun Apple tidak secara langsung mengaitkan investasi ini dengan kebijakan tarif, perusahaan menegaskan bahwa langkah tersebut mencerminkan keyakinannya terhadap inovasi di Amerika Serikat. Dalam pernyataan resminya, Cook menyatakan bahwa Apple optimis terhadap masa depan inovasi di AS dan bangga dengan komitmen investasi jangka panjang perusahaan.

×
back to top