Kini AI Bisa Identifikasi Emosional Hewan
Teknologi AI kini dapat mengenali tanda-tanda emosi dan rasa sakit pada hewan dengan akurasi yang cukup tinggi.

Kecerdasan buatan kini semakin berkembang. Para peneliti dari berbagai universitas telah mengembangkan sistem AI yang mampu mengenali tanda-tanda rasa sakit dan ketidaknyamanan pada hewan, dengan mengidentifikasi ekspresi di wajah mereka.
Dilansir dari laman techcrunch (17/02), salah satu teknologi yang telah dikembangkan adalah Sistem Intellipig yang dikembangkan oleh ilmuwan di University of the West of England Bristol dan Scotland’s Rural College. Mereka menganalisa foto wajah babi untuk mendeteksi tanda-tanda sakit, penyakit, tingkat stress emosional yang kemudian dapat membantu peternak dalam merawat hewan mereka.
Di sisi lain, peneliti dari University of Haifa sedang melatih AI untuk mengenali ekspresi ketidaknyamanan pada anjing. Memanfaatkan teknologi pengenalan wajah yang sebelumnya digunakan dalam menemukan anjing yang hilang, mereka menemukan 38% gerakan wajah anjing mirip dengan manusia, yang tentunya cukup mengejutkan.
Selain itu, ilmuwan di University of São Paulo juga melakukan eksperimen dengan menganalisis foto kuda sebelum dan sesudah operasi serta setelah menerima obat penghilang rasa sakit. AI ini dilatih untuk mengenali perubahan bentuk mata, telinga, dan mulut kuda, dengan keberhasilan 88% mendeteksi rasa sakit.
Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, tetapi potensinya besar dalam meningkatkan kesejahteraan hewan. Dengan bantuan AI, pemilik hewan maupun peternak juga dapat lebih aware dan lebih cepat dalam memahami kondisi kesehatan atau kebutuhan hewan mereka.