×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Mengubah lanskap komputasi, prosesor kuantum Microsoft dengan teknologi Majorana

Oleh: Erlan - Kamis, 20 Februari 2025 16:59

Microsoft baru saja mengumumkan peluncuran prosesor kuantum terbarunya, Majorana 1, dalam sebuah terobosan yang disebut-sebut dapat mengubah lanskap komputasi kuantum.

Microsoft luncurkan prosesor kuantum terbarunya

Microsoft baru saja mengumumkan peluncuran prosesor kuantum terbarunya, Majorana 1, dalam sebuah terobosan yang disebut-sebut dapat mengubah lanskap komputasi kuantum. Prosesor ini memanfaatkan partikel eksotis bernama Majorana fermion untuk menciptakan qubit yang lebih stabil dan efisien dibandingkan desain konvensional. Dilansir dari Gizmochina (20/2), teknologi ini diyakini mampu mengatasi salah satu tantangan terbesar komputasi kuantum: error rate (tingkat kesalahan) yang tinggi.

Majorana fermion adalah partikel yang bertindak sebagai antipartikelnya sendiri, pertama kali diprediksi secara teoritis pada 1937. Microsoft telah meneliti partikel ini selama lebih dari satu dekade untuk menciptakan qubit topologis, jenis qubit yang lebih tahan terhadap gangguan eksternal seperti fluktuasi suhu atau noise elektromagnetik. Berbeda dengan qubit superkonduktor (seperti yang digunakan Google atau IBM), qubit berbasis Majorana fermion memiliki stabilitas lebih tinggi, sehingga mengurangi kebutuhan akan koreksi error yang kompleks.

Prosesor Majorana 1 diklaim sebagai langkah signifikan menuju quantum supremacy praktis. Menurut Microsoft, prosesor ini tidak hanya menawarkan skalabilitas yang lebih baik tetapi juga konsumsi daya yang lebih rendah. Dalam demonstrasi awal, Majorana 1 mampu menjalankan algoritma kuantum dengan akurasi 99,8%, angka yang sulit dicapai oleh prosesor kuantum generasi sebelumnya.

Aplikasi potensialnya mencakup bidang seperti kriptografi, simulasi material untuk pengembangan obat, dan optimisasi sistem kompleks dalam industri. Misalnya, prosesor ini dapat memecahkan masalah yang membutuhkan waktu ribuan tahun bagi komputer klasik hanya dalam hitungan jam.

Microsoft juga menyatakan bahwa Majorana 1 adalah bagian dari visi jangka panjang untuk membangun komputer kuantum yang terintegrasi dengan layanan cloud Azure. Langkah ini memperketat persaingan dengan perusahaan seperti IBM dan Google, yang juga aktif dalam riset kuantum.

Meski masih dalam tahap pengembangan, kehadiran Majorana 1 memberi harapan baru bagi realisasi komputasi kuantum yang praktis dan dapat diakses. Para ahli menyebut ini sebagai "lompatan kuantum" yang mungkin akan membuka era baru dalam teknologi informasi. Microsoft menargetkan komersialisasi teknologi ini dalam 5-10 tahun mendatang, tergantung pada penyempurnaan infrastruktur pendukungnya.

×
back to top