Princess Mononoke kembali ke bioskop, raih $1,2 juta
Film epik Hayao Miyazaki, Princess Mononoke, kembali ke bioskop Amerika Utara dan sukses di box office.

Princess Mononoke kembali ke layar lebar di Amerika Utara setelah dua puluh lima tahun. Film yang disutradarai oleh Hayao Miyazaki ini saat ini tayang di lebih dari 330 bioskop, dan penayangan percobaan menghasilkan $1,2 juta sebelum rilis resminya pada 28 Maret.
Dilansir dari laman digitaltrends (1/4), Chance Huskey, VP distribusi GKids, menanggapi tentang kesuksesan ini. Huskey mengatakan betapa pentingnya menikmati pengalaman menonton bioskop sambil menikmati keindahan animasi tangan khas Studio Ghibli.
Pernyataan tersebut juga dikaitkan dengan maraknya penggunaan AI dalam seni digital. Fitur terbaru ChatGPT memungkinkan pengguna menghasilkan gambar bergaya Studio Ghibli, yang langsung viral di internet.
Namun, banyak pihak berpendapat bahwa Miyazaki tidak akan setuju dengan tren ini. Miyazaki mendapat banyak kritik pada demo animasi berbasis AI pada 2016.
Ia menegaskan bahwa dia tidak ingin menggunakan teknologi dalam karyanya dan menyebutnya sebagai sesuatu yang "menghina kehidupan." Miyazaki terkenal sebagai animator karena banyak ilustrasi untuk filmnya sendiri.
Karya-karyanya yang berfokus pada isu lingkungan dan kemanusiaan bertolak belakang dengan seni berbasis AI yang meniru gaya seniman manusia. Dengan keberhasilan film ini di bioskop menunjukkan bahwa animasi klasik masih memiliki daya tarik kuat di era modern.